Carrefour Komitmen Angkat UKM

Pusat Barcode dan Mesin Kasir | carrefour

Carrefour Komitmen Angkat UKM


Kepemimpinan Chairul Tanjung, komisaris utama PT Carrefour Indonesia membuat banyak perubahan pada raksasa ritel yang awalnya milik Perancis tersebut. Salah satunya, mengubah image bahwa Carrefour bukan lagi milik Perancis tapi milik Indonesia.
“Pak Chairul sudah komit untuk mengangkat usaha kecil dan mikro (UKM), karena perusahan ritel bisa kuat karena didukung oleh banyak orang. Dan akan membesarkan perusahaan ini sebagai distributor milik Indonesia bukan lagi asing,” ujar Ishadi SK, Commissioner Trans Corp Company (PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh) saat berkunjung ke Graha Pena, kantor Sumatera Ekspres Group kemarin (6/6).
Chairul sendiri mengakusisi PT Carrefour US$ 300 juta atau Rp4,5 triliun. Ia menguasai 40 persen saham atas nama Trans Corp (Para Group).
Menurut Ishadi, niat Para Group mengakusisi karena Carrefour merupakan raksasa ritel terbesar di Indonesia. Pendek kata, jika suplier atau distributor yang ada di Indonesia dikuasai asing, akan bahaya. “Makanya kita ambil. Karena kita menjadi pemegang saham mayoritas, kita berhak menjadi pengelola,” katanya.
Sisa saham lagi dipegang oleh Carrefour SA (39 persen), Carrefour Netherland BV (9,5 persen), dan Onesia BV (11,5 persen). Lantas mengapa Carrefour Indonesia dijual? Kata Ishadi, karena orang asing tak mengetahui kultur masyarakat Indonesia.
“Harusnya ritel nomor 1 ini jangan menguasai semua, tapi bagi-bagi dengan yang lain. Karena kultur berbeda, orang asing sulit komunikasi terutama manajemen bawah sehingga kerab terjadi bentrok,” katanya lagi.
Nah, ketika pihaknya meninjau gerai Carrefour di Lebak Bulus, ternyata produk dalam negeri kurang terlalu diekspos. Di samping, UKM yang masuk juga belum banyak. “Di sana jeruk Mandarin bisa laku 2 ton perhari karena harganya murah, tapi jeruk pontianak dijual Rp27 ribu per kg siapa yang mau beli? Padahal harga asli di kotanya Rp1.500 per kg,” bebernya.
Itu pula yang membuat pihaknya berniat membangun gerai Carrefour di Pontianak, sehingga pemasokan jeruk pontianak ke Jakarta bisa lebih murah dan cepat. “Selama ini Carrefour banyak jual harga mahal (contoh jeruk Pontianak, red) karena melalui dagang perantara,” katanya.
Untuk itu, pihaknya segera menggerakkan pengusaha kecil ikut berkontribusi melalui program pengembangan UKM lewat acara ‘Pojok Rakyat dan Bazar Rakyat’. Sasarannya, HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), mengingat 80 persen anggotanya UKM. “Ketika kami cetuskan gebrakan ini, ternyata mendapat sambutan 8 Menteri terutama Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa,” katanya.
Ishadi juga sempat menyinggung masalah yang dihadapi Carrefour Palembang dengan PT Bayu Jaya Lestari Sukses (BJLS) selaku pemilik gedung tempat usaha Carrefour di lantai II dan III komplek Palembang Square (PS) Mall di Jl POM IX, Kampus. Katanya, itu akan dibicarakan lagi dengan Wali Kota, Gubernur bersama Menteri Hatta Rajasa. Termasuk, deadline menempati gedung tanggal 15 Juli mendatang. “Akan kita bicarakan biar gerai Carrefour tetap di sana (Komplek PS Mall).”
Jika ada penawaran lokasi di Jakabaring dan daerah Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, kata Ishadi, nampaknya tidak mungkin. “Survey kami, pelanggan Carrefour itu menengah ke bawah, jadi kemungkinan besar kami tetap akan bertahan di PS Mall,” ujarnya.
Saat ini, Carrefour memiliki 87 gerai. Hingga akhir 2010 direncanakan menjadi 100 gerai. “Tahun depan 200 gerai, target bisa tembus 500 gerai. Jadi bayangkan kalau keterlibatan UKM di Carrefour efektif, maka dipastikan akan menggerakan roda perekonomian.”
Sementara itu, hari ini (7/6) pihaknya akan meresmikan ‘Pojok Rakyat dan Bazar Rakyat’ di gerai Carrefour Palembang. Hadir Taufik Kiemas Ketua MPR RI, Hatta Rajasa, Wakil Menteri Perdagangan Mahendra. Dari pihak PT Carrefour Indonesia sendiri Chairul Tanjung, Syafei Syamsudin CEO Carrefour, Hendro P dan Bimantoro sebagai Komisaris.
Sebelumnya, Hendri Satrio, External Communications Manajer PT Carrefour Indonesia mengakui ada perbedaan peserta yang mengisi pojok rakyat dan bazar rakyat Carrefour. “Untuk peserta pojok rakyat merupakan para UKM yang sudah menjadi pemasok, yang ikut 32 UKM,” katanya. Sementara bazar rakyat yang ambil bagian bukan pemasok, sekitar 51 UKM dan 8 PKL (pedagang kaki lima) radius 1 km dari gerai Carrefour Palembang.
“Kami sediakan space 6-10 meter persegi untuk peserta,” lanjutnya. Di samping, peserta pojok rakyat ke depan akan bersifat permanen. Sementara peserta bazar rakyat akan menggelar bazar satu Minggu 6-13 Juni. Jenis produk yang ditawarkan misalnya barang teksil, kerajinan lokal, makanan, dan lain sebagainya.
Selama bazar rakyat, kata Hendri, ada penilaia peserta dari segi kebersihan, higiene makanan, dan sebagainya. “Akan kita pilih, lalu berikan pelatihan. Kita harap peserta bazar menjadi pemasok Carrefour nantinya.”
Menurut Hendri, even ini berlangsung di 2 kota sebagai pilot project, yaitu Jakarta di gerai Carrefour Lebak Bulus, MT Haryono, dan Bintaro. Lalu, Kota Palembang di Carrefour Palembang Square. Di Jakarta sendiri terbilang sukses karena diikuti 150 UKM.
“Kita pilih gerai Carrefour Palembang karena memiliki nilai historis. Gerai ini yang pertama kami buka di luar Pulau Jawa,” katanya. Even ini sendiri, kata Hendri, berada di bawah payung program pengembangan UKM yang sudah diluncurkan sejak 3 tahun terakhir. Ada 4 program yang dilaksanakan, yaitu pelatihan peningkatan kapasitas UKM, menciptakan akses pasar, memberi dukungan promosi, dan memonitor terus supaya berkembang. Even ‘Pojok Rakyat dan Bazar Rakyat’ masuk program penciptaan akses pasar dan dukungan promosi.
Kepala Disperindag Sumsel Drs H Eppy Mirza membenarkan hadirnya sejumlah pejabat pusat ke acara pojok rakyat yang digelar Carrefour hari ini. Yang sudah dipastikan datang yakni Menko Ekuin Hatta Rajasa.
“Beliau baru saja tiba sore ini (kemarin),” kata Eppy yang mendampingi Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin menjemput di bandara SMB II, kemarin. Sementara Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu berhalangan hadir. Ia digantikan Sekjen Kementeriam Perdagangan RI. Yang akan hadir pula Ketua MPRI RI, Taufik Kiemas dan sejumlah pejabat pusat lainnya. (mg29/46)

from : Sumatra Ekspress

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s