Chairul Tanjung Tolak Pindahkan Gerai Carrefour dari Palembang Square

PUSATBARCODE.COM :

PALEMBANG – Chairul Tanjung semakin serius mengembangkan perusahaan barunya, PT Carrefour Indonesia. Tak hanya merombak tampilan dan supplier, bos Para Group itu juga turun tangan langsung dalam penyesaian masalah hukum yang melibatkan perusahaannya.

Kemarin (7/6) pengusaha yang akrab dipanggil CT itu datang langsung untuk menyelesaikan perseteruan antara PT Carrefour Indonesia dan PT Bayu Jaya Lestari Sukses (BJLS), pengelola dan pemilik Palembang Square (PS). Sebelumnya, PT BJLS melalui kuasa hukumnya menyatakan, Carrefour harus hengkang dari PS terhitung sejak 15 Juli 2010.

Di depan Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Ketua MPR Taufik Kiemas dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, CT mengatakan bahwa kini saatnya Carrefour berbicara setelah selama ini selalu diam.

Menurut CT, sesuai dengan kesepakatan dan dokumen yang disepakati dengan PT BJLS, PT Carrefour Indonesia tidak akan angkat kaki dari Palembang Square. “Kesepakatan jangka panjang antara PT Carrefour Indonesia dan PT BJLS merupakan dokumen yang sah. Walau terjadi peralihan kepemilikan perusahan pengelola mal, tidak bisa otomatis memutuskan kontrak tersebut.”

CT menambahkan, tidak ada pihak yang bisa memaksakan kehendak sebelum ada putusan hukum yang pasti. “Kalau ada yang memaksakan kehendak, itu berarti tindak pidana dan ada aparat hukum yang menanganinya,” ujar CT yang hadir untuk peresmian Pojok Rakyat di Carrefour Palembang.

Dalam perseteruan antara PT Carrefour dan PT BJLS tersebut, Gubernur Sumsel Alex Noerdin telah menjadi mediator dan melahirkan kesepakatan bahwa Carrefour harus hengkang dari PS pada 15 Juli 2010 dengan ketentuan PT BJLS membayar ganti rugi yang disepakati.

Terhadap kesepakatan tersebut, menurut pemilik Trans Corp yang kini memiliki 40 persen saham PT Carrefour Indonesia itu, “Kesepakan dengan pemilik gedung adalah Carrefour bisa keluar pada 15 Juli, namun dengan catatan ada ganti rugi. Sampai saat ini, soal ganti rugi itu tidak ada kesepakatan. Berarti perjanjian sewa-menyewa tetap berlaku.” (dd/jpnn/c6/kim)

disadur dari: JawaPos

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s