Gula Petani Seharusnya Tidak Kena PPN << Pusat Barcode & Mesin Kasir

Pusat Barcode :

SURABAYA – Pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) 10 persen atas hasil penjualan gula meresahkan petani tebu di Jawa Timur. Pengenaan PPN tersebut membuat gula petani tidak terjual. Sebab, pengusaha yang akan membeli gula berkeberatan jika harus membayar PPN.

“Pengenaan PPN terhadap penjualan gula petani mengakibatkan pedagang enggan membeli gula petani, seperti terjadi pada kasus lelang gula petani sepekan lalu di PTPN XI,” kata H Rofik, petani tebu di lingkungan PTPN XI, kemarin (24/6).

Dia menjelaskan, pada lelang gula tersebut, harga pembukaan yang diajukan pelaksana lelang Rp 7.340 per kilogram. Harga pembukaan lelang itu terbilang normal mengingat harga gula di tingkat eceran masih berada di kisaran Rp 9.200-Rp 9.700 per kilogram.

Namun, hingga lelang ditutup, tak satu pun pedagang besar yang berani mengajukan penawaran. Alasannya, dengan tingkat harga tersebut, mereka masih harus mengeluarkan biaya 10 persen untuk PPN. Dengan demikian, total harga pembelian yang harus dibayar pedagang adalah Rp 8.074 per kilogram. Itu berasal dari harga pembukaan lelang yang ditambah dengan PPN 10 persen.

Masalah lain, pedagang khawatir gula yang mereka beli sulit dijual lagi. Sebab, marak beredar gula rafinasi di pasar bebas yang dijual sebagai gula konsumsi dengan harga murah.

Menurut Corporate Secretary PTPN XI Adig Suwandi, harga eceran gula lokal belakangan terus menurun. Salah satu penyebabnya, penjualan gula rafinasi yang seharusnya hanya ditujukan untuk kalangan industri diduga telah merambah ke tingkat eceran. Dugaan tersebut makin kuat karena harga gula dunia yang selalu menjadi acuan pedagang gula kristal putih terus membaik.

Dia menjelaskan, harga lelang gula lokal saat ini tercatat sekitar Rp 7.400 per kilogram. Harga tersebut tidak sebanding dengan membaiknya harga gula dunia yang menyentuh kisaran USD 502-USD 510 per ton FOB (harga di negara asal, belum termasuk biaya pengapalan dan premium). (aan/c12/kim)

Disadur dari : JawaPos

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s