Pemain Besar Kuasai Pasokan Bahan Pangan << Pusat Barcode & Mesin Kasir

PUSATBARCODE.COM :

Bukan cuma pasar bebas yang menyebabkan harga kebutuhan pokok terus merangkak naik. Campur tangan mafia ikut berpengaruh terhadap kondisi tersebut.

PAIDI PRAWIROREJO Direktur Lembaga Perlindungan Konsumen Surabaya (LPKS) membenarkan hal ini. Kenaikan harga kebutuhan pokok dan pangan yang terjadi saat ini sudah di luar kewajaran. Pasalnya, harga yang naik tersebut bukan karena mekanisme pasar namun justru ada yang mengendalikan.

“Berdasarkan data yang kami peroleh, adanya mafia yang mampu mengendalikan harga kebutuhan pangan di Surabaya. Mereka ini menguasai alur barang dari hilir hingga hulu sehingga mafia ini dengan mudah bisa mempermainkan harga. Ujung-ujungnya, meraup keuntungan sebanyak-banyaknya,”ujar PAIDI dengan nada geram saat di DPRD Surabaya, beberapa hari lalu.

PAIDI sudah meminta Pemkot Surabaya untuk terjun ke lapangan, minimal bisa mengendalikan harga. Kenyataannya, Pemkot tidak bisa berbuat banyak sehingga harga tetap melambung dan membuat masyarakat resah dan menjerit.

Sementara itu, WIDODO SURYANTO Kepala Bagian Perekonomian Kota Surabaya mengakui adanya mafia pasar yang mampu mengendalikan harga di Surabaya. Hanya saja, ia lebih senang menyebut sebagai pemain besar dalam perdagangan pangan.

Jumlah pemain besar ini, tidak banyak hanya 5 orang. Namun modal mereka milyaran rupiah sehingga mampu mengendalikan petani di daerah agar menjual padanya.

Mereka ini mampu kendalikan barang pangan seperti sayur mayur dari hulu hingga hilir. Seperto petani sayur mayur di Ngawi, Lumajang hingga Blitar ini sudah dikuasai sehingga pasokan sayur mayur tidak akan lari kemana karena pasti lewat pemain besar ini.

Disinggung upaya Pemkot menekan harga pangan dan juga memangkas peran pemain besar yang mampu mengendalikan harga, diakui WIDODO, tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, harga barang diserahkan pada mekanisme pasar.

M MAHMUD Ketua Komisi B DPRD Surabaya merasa prihatin dengan tidak stabilnya harga kebutuhan pokok dan barang pangan yang membuat masyarakat khususnya ibu-ibu menjerit. Seharusnya, Pemkot memiliki langkah nyata untuk meredam gejolak harga.

Adanya pemain besar dalam perdagangan pangan seperti bahan dapur, tambah MAHMUD, Pemkot bisa pangkas jalurnya. Pasokan sayur mayur ini langsung ke pasar sehingga harganya tidak tinggi. “Sampai sekarang, Pemkot tidak ada usaha mengarah ke sana,”pungkasnya. (tin)

Disadur dari : Suara Surabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s